#comments {} #comments h3 {margin-bottom:25px;font-size:18px;} .comment-body-author { background: #FFFFFF; color: #008000; border: 1px dotted #008000; margin:0; padding:0 0 0 10px; } .comment_share { color: #999999; cursor: pointer; font-family: verdana; font-size: 10px; line-height: 1.5em; max-width: 100%; font-weight: normal; padding-left: 5px; } #comment_rep a:hover { text-decoration: none; color: #464646!important;} .comment_avatar { height: 48px; width: 48px; background: #F0F0F0 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4k_9HXjsnTV9-jrY0Y-2G_1KqMBcLj80yQWGhn7EpjPtpRw0nlLT82qXmldMyp3t5WS1OaZvLl8Fkv8DpjmEVIB_-01IFQXBvdn48OKJYt0lIELKN5VhPkb1g7edup89eHvmzC0MWk-4/s48/anon48.gif) no-repeat center center; float: left; margin-right: 10px; -webkit-border-radius: 6px; -moz-border-radius: 6px; border-radius: 6px; overflow: hidden; } .comment_name { color: #444;font-size: 18px; font-weight: normal; line-height: 19.5px; max-width: 100%; text-decoration: none; margin-top: 5px;text-transform:uppercase } .comment-menu { float: right; list-style: none; width: 0px; height: 0; } .comment_name a { text-transform: uppercase; font-size: 18px; color:#444;text-decoration:none;} .comment_name a:hover { color: #0088b2;text-decoration:none; } .comment_body p { font-size: 14px; line-height: 22px; } .comment_body { margin-top: 20px; margin-bottom: 20px;border:1px solid #d2d2d2;padding:20px 20px;position:relative; } .comment_date { color: #999; font-style: italic; font-size: 13px; line-height: 25px; cursor: pointer; font-weight: normal; } #comments .separate { color: #cccccc; font-family: 'Oswald', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 40px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; line-height: 10px;t: 15px; } #comments .author-mark { background: #d2d2d2; color: white; -webkit-border-radius: 4px; -moz-border-radius: 4px; border-radius: 4px; padding: 2px 6px 2px 6px;font-size: 15px; line-height: 15px; } .comment-share { display: inline; } .comment-share li { display:inline; } .comment-share li.button a { background: #555; color: white; padding: 0 5px 2px 5px; -webkit-border-radius: 4px; -moz-border-radius: 4px; border-radius: 4px; display:none; } .comment-share li.button:hover a { background: #000; }#comment_rep { margin-top: -27px; float: right; } .comment_child .comment_body { margin-top: 20px; margin-bottom: 30px; } .comment_child .comment_wrap {padding-left: 40px} .comment_reply { cursor: pointer;font-size: 11px; line-height: 1.5em; font-style: italic; max-width: 100%; background: #e1e1e2; font-weight: 400; padding: 2px 12px; color: #999;float:right;position:absolute;right:1px;bottom:1px;} .comment_reply a { text-decoration: none; color: #999!important;float:right;position:absolute} .comment_admin .avatar-image-container {} .unneeded-paging-control {display: none;} .comment-form {max-width: 100%;!important;margin-top:-15px !important} #comment-editor {width:101%!important} .comment_reply_form .comment-form {width: 100%;} .comment_youtube {max-width: 100%!important; width: 400px; height: 225px; display: block; padding-top: 10px; padding-bottom: 10px; } #respond { overflow: hidden; padding-left: 10px; clear: both; } .comment_avatar * { max-width: 1000%!important; display: block; max-height: 1000%!important; width: 48px!important; height: 48px!important; -webkit-border-radius: 6px; -moz-border-radius: 6px; border-radius: 6px; margin-right: 10px; } .comment_child .comment_avatar, .comment_child .comment_avatar * { width: 40px!important; height: 40px!important; float: left; margin-right: 10px; } .comment_form a { color: #2f6986; text-decoration: none; } .comment_form a:hover {color: #2f6986; text-decoration: underline;} .comment_author_flag {display:none} .comment_admin .comment_author_flag {display:inline;background:#c9c9c9;font-size:13px;font-weight:normal;padding:2px 6px;margin-left:8px;color:#fff;border-radius:4px;text-transform:uppercase;letter-spacing:.1em} .comment-delete img{float:right;margin-left:10px;position:absolute;margin-top:7px;} #comment-editor {width:103% !important;background:transparent url('data:image/gif;base64,R0lGODlhKwALAPAAAKrD2AAAACH5BAEKAAEAIf4VTWFkZSBieSBBamF4TG9hZC5pbmZvACH/C05FVFNDQVBFMi4wAwEAAAAsAAAAACsACwAAAjIMjhjLltnYg/PFChveVvPLheA2hlhZoWYnfd6avqcMZy1J14fKLvrEs/k+uCAgMkwVAAAh+QQBCgACACwAAAAAKwALAIFPg6+qw9gAAAAAAAACPRSOKMsSD2FjsZqEwax885hh3veMZJiYn8qhSkNKcBy4B2vNsa3pJA6yAWUUGm9Y8n2Oyk7T4posYlLHrwAAIfkEAQoAAgAsAAAAACsACwCBT4OvqsPYAAAAAAAAAj1UjijLAg9hY6maalvcb+IPBhO3eeF5jKTUoKi6AqYLwutMYzaJ58nO6flSmpisNcwwjEfK6fKZLGJSqK4AACH5BAEKAAIALAAAAAArAAsAgU+Dr6rD2AAAAAAAAAJAVI4oy5bZGJiUugcbfrH6uWVMqDSfRx5RGnQnxa6p+wKxNpu1nY/9suORZENd7eYrSnbIRVMQvGAizhAV+hIUAAA7') no-repeat 50% 30%} .comment-form {max-width: 100%;!important;margin-top:25px !important} .comment_arrow {display: block;width: 18px;height: 9px;background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYtuogeQpGUrhFtv61F0sBvKMjnxOLnhoeiW4B_bD0D5kVWC5jbn2rrbhENdQfbXcPQi29iUjAqSqvcMXXRIhk56pO2JT8iu0K4aGuBQn0KFMWnr6CDMmnFe3sfq7c5Hn_zN-BOblsTJA/s1600/comment-arrow2.png) no-repeat;position: absolute;margin-top: -29px;margin-left: -5px;} .comment_emo_list .item { float: left;width: 40px;text-align: center;height: 40px;margin: 10px 10px 0 0;} .comment_emo_list span {display: block;font-weight: bold;font-size: 11px;letter-spacing: 1px;} .comment_youtube {max-width:100%!important;width:400px;height:225px;display:block;margin:auto} .comment_img {max-width:100%!important} .comment-form p {background: #666;padding: 10px;margin: 5px 0 5px 0;color: #eee;font-size: 13px;line-height: 20px;width:97%;border-radius:3px;position:relative;} .comment-form p:after{content:"";width:0;height:0;position:absolute;bottom:-16px;left:15px;border:8px solid transparent;border-color:#666 transparent transparent;} iframe{border:none;overflow:hidden}
Headlines News :

    KOLOM KOMENTAR

    Deputi Gubernur BI Dicecar KPK Soal Perubahan FPJP Century

     
    Jelajah - Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah baru saja selesai menjalani pemeriksaan penyidik KPK terkait kasus penggelontoran FPJP untuk Bank Century dengan tersangka Budi Mulya. Halim mengaku dicecar penyidik seputar perubahan FPJP untuk Bank Century.

    "Saya cuma ditanya soal penetapan FPJP, perubahan dan siapa yang memberikan. Alasan kenapa diubah, siapa yang meminta itu diubah dan sebagainya begitu," ujar Halim di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2013).

    Namun saat ditanya soal siapa pihak yang meminta perubahan FPJP, Halim enggan membukanya. Dia hanya berjanji akan membuka semua hal yang diketahuinya di persidangan.

    "Nanti di pengadilan saja ya," tambahnya.

    Terkait dugaan korupsi penggelontoran FPJP ini, bermula dari pengajuan permohonan fasilitas repo (repurchase agreement) aset oleh Bank Century kepada BI sebesar Rp 1 triliun. Pengajuan repo aset itu dilakukan untuk meningkatkan likuiditas Bank Century.

    BI merespons permintaan fasilitas itu dengan menggulirkan wacana pemberian FPJP. Padahal Bank Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh fasilitas itu. Ketidaklayakan Bank Century menerima FPJP disebabkan capital adequacy ratio (CAR) bank tersebut di bawah 8 persen, batas minimum yang ditetapkan BI.

    Namun, pada 14 November 2008, BI kemudian mengeluarkan aturan baru untuk persyaratan FPJP dari CAR minimal 8 persen menjadi CAR positif. Pihak BI dan Bank Century lantas menghadap notaris Buntario Tigris. Kemudian pada malam harinya, dana FPJP untuk Bank Century pun cair sebesar Rp 502,72 miliar untuk tahap pertama dan tahap berikutnya Rp 689 miliar.

    Sumber : detik.com

    Australia Sadap Telepon Presiden SBY

    http://images.detik.com/content/2013/11/18/328/presidendalam.jpg
    Jelajah - Informasi soal penyadapan terhadap Indonesia kembali muncul. Kali ini dilaporkan bahwa intelijen Australia juga menyadap percakapan telepon Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2009 lalu. Selain Presiden SBY, penyadapan juga dilakukan terhadap Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri senior Indonesia.

    Seperti dilansir AFP, Senin (18/11/2013), informasi tersebut didasarkan pada dokumen rahasia yang dibocorkan oleh pembocor Amerika Serikat, Edward Snowden. Dokumen rahasia tersebut berhasil didapatkan oleh media setempat, Australian Broadcasting Corporation (ABC) dan media Inggris, The Guardian.

    Dokumen tersebut menyebutkan bahwa Presiden SBY dan sembilan orang yang masuk dalam lingkaran dalamnya menjadi target penyadapan Australia.

    Lebih lanjut, dokumen itu dengan jelas menyebutkan bahwa badan intelijen elektronik Australia, atau yang juga disebut Direktorat Sandi Pertahanan telah menyeadap aktivitas telepon genggam presiden SBY selama 15 hari pada Agustus 2009 lalu. Saat itu, Australia masih dipimpin oleh Perdana Menteri Kevin Rudd.

    Daftar target penyadapan Australia itu menyebut nama-nama pejabat tinggi ternama Indonesia. Mulai dari Wakil Presiden Boediono, kemudian mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Menko Polhukam dan juga Menkominfo.

    ABC melaporkan bahwa salah satu dokumen rahasia tersebut berjudul '3G impact and update' yang berisi grafik upaya intelijen Australia untuk mengimbangi teknologi 3G yang digunakan Indonesia dan sejumlah negara kawasan Asia Tenggara lainnya.

    Terdapat juga daftar sejumlah orang yang menjadi target penyadapan. Bahkan intelijen Australia memiliki rekomendasi untuk memilih salah satu nama tersebut dan menjadikannya target penyadapan, dalam kasus ini adalah kepala negara Indonesia.

    Bocoran dokumen rahasia yang diberikan Snowden ini muncul setelah laporan bahwa pos diplomatik Australia, termasuk di Jakarta terlibat jaringan penyadapan dengan Amerika Serikat. Laporan ini memicu kemarahan Indonesia, terutama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

    Sumber : detik.com

    Waduh, PlayStation 4 Disabotase!

    http://images.detik.com/content/2013/11/18/654/175647_ps411.jpg
    Jelajah - Para pekerja Foxconn yang merakit PlayStation 4 mengaku melakukan sabotase ketika memproduksi konsol tersebut. Sejumlah produk pun dilaporkan mengalami gangguan.

    Pabrik Foxconn yang berlokasi di Yantai, China, memang telah dipercaya Sony sebagai basis produksi terbesar PS4. Namun tampaknya para pekerja di pabrik tersebut tidak diperlakukan baik.

    Menurut penuturan salah satu anggota forum game IGN yang mengaku sebagai pekerja di Foxconn, mereka mengklaim terpaksa melakukan sabotase karena tidak diperlakukan dengan baik oleh pengelola pabrik.

    Klaim itu memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun menurut situs Neowin, sekitar 30% dari 1.900 reviewer yang sudah menggunakan PS4 mengalami masalah. Salah satunya konsol yang tak mau booting dan mengeluarkan notifikasi kedipan lampu berwarna biru.

    Mendengar hal ini Sony pun tidak tinggal diam. Raksasa elektronik asal Jepang itu memang sudah mendengarkan keluhan seputar permasalahan pada generasi awal PS4.

    "Ada beberapa laporan masalah yang kami terima, akan tetapi hal itu hanya berimbas pada kurang dari 4% unit yang ada saat ini," kata juru bicara Sony, seperti dikutip detikINET dari IGN, Senin (18/11/2013).

    Foxconn memang kerap menjadi sorotan karena dianggap tidak memberikan perlakuan yang baik terhadap para perkerjanya. Padahal, ini merupakan pabrik besar yang memproduksi berbagai gadget kelas atas, termasuk iPhone, iPad, Xbox 360, dan lainnya.

    Sumber : detik.com

    Terima Suap, Djodi Menyesal Karena Coreng Citra MA


    Jelajah - Staf MA Djodi Supratman mengakui menerima Rp 150 juta dari pengacara Mario C Bernardo untuk pengurusan kasus di Mahkamah Agung (MA). Djodi menyesal lantaran sudah mencoreng citra dunia pengadilan.

    "Saya sangat menyesal karena peraturan MA melarang saya menerima uang. Mencoreng diri saya dan juga MA," kata Djodi yang duduk di kursi terdakwa di PN Tipikor, Jakarta, Senin (18/11/2013) malam.

    Djodi lantas memohon kepada majelis hakim untuk meringankan hukumannya. Selain baru pertama kali terseret kasus, dia juga memiliki lima orang anak yang semuanya masih dia tanggung.

    "Yang paling tua kelas tiga SMA, yang paling kecil masih berumur tiga tahun," ujar Djodi dengan mata berkaca-kaca.

    Sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan oleh jaksa. Pihak penuntut umum akan mendasarkan tuntutannya dari fakta-fakta persidangan dan pengakuan Djodi dalam pemeriksaan terdakwa ini.

    Sumber : detik.com

    Spanyol Menang Tipis 2-1 Atas Equatorial Guinea

     
    Jelajah - Tim nasional Spanyol memetik hasil positif saat melakoni ujicoba melawan Equatorial Guinea. La Furia Roja meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1.

    Dalam pertandingan yang berlangsung di Nuevo Estadio de Malabo, Minggu (17/11/2013) dinihari WIB, Spanyol mampu unggul di menit 13 setelah Santi Cazorla mencetak gol.

    Equatorial Guinea mampu menyamakan kedudukan di menit 36 lewat gol yang tercatat atas nama Jimmy Bermudez.

    Tujuh menit berselang, tim 'Matador' mampu kembali unggul. Gol itu dilesakkan oleh Francisco Juanfran.

    Spanyol tampil dominan dalam laga itu. Soccernet melansir bahwa tim besutan Vicente Del Bosque itu menguasai bola sebesar 72 persen, 11 kali melakukan percobaan, empat tepat sasaran..

    Kendati tampil dominan, Spanyol tak mampu menambah gol di babak kedua. Skor 2-1 pun bertahan hingga laga bubar.


    Susunan Pemain

    Equatorial Guinea: Danilo; Bermudez, Sipo, Mbele, Kily; Randy, Juvenal; Balboa (Bodipo 86), Nsue, Belima; Ivn Bolado (Dio 46)

    Spain: Reina; Juanfran, Bartra, Iigo Martinez (Ramos 81), Alberto, Xabi Alonso (Busquets 43); Koke (Iniesta 57), Cazorla (Villa 57); Navas (Pedro 65), Negredo (Llorente 45), Mata

    Sumber : detik.com

    Weekend, Jokowi Gowes dari Balaikota DKI-Bundaran HI


    Jelajah - Mengisi waktu akhir pekannya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan bersepeda dari Balaikota DKI hingga ke Bundaran HI. Kegiatan ini dalam rangka mengikuti kegiatan Fun Bike bersama warga ibukota.

    Kegiatan Fun Bike tersebut diadakan oleh Forum Komunikasi Jakarta Baru (FKJB). Kegiatan yang bertema 'Fun Bike Bersama Jokowi' ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu.

    "Ini dalam rangka memperingati hari pahlawan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan persatuan diantara masyarakat ibukota serta menjaga iklim kondusif di tengah-tengah masyarakat Jakarta," ujar Ketua FKJB Irwan Setiadi dalam keterangan persnya, Sabtu (16/11/2013).

    Acara ini akan dilaksanakan pukul 06.00 WIB di depan Balaikota DKI Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Dari Balaikota, Jokowi dan rombongan akan 'gowes' hingga ke Bundaran HI dan kembali lagi ke Balaikota.

    Turut hadir juga pembina FKJB yang juga ketua DPD PDIP DKI Jakarta Boy Bernard Sadikin dan Ketua Taruna Merah Putih DKI Charles Honoris.

    Usai bersepeda, mantan Wali Kota Solo ini akan menghadiri acara Festival Budaya Kampung Johar Baru di kantor Kecamatan Johar Baru, jakarta Pusat. Setelah itu, Jokowi akan menemani Presiden SBY dalam acara Peresmian Gerakan Ekonomi Syariah di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

    Sumber : detik.com

    Buang Puntung Rokok Sembarangan di Jakarta Juga Bisa Didenda Rp 500 Ribu

     
    Jelajah - Pemerintah Provinsi DKI kini menggalakkan Perda No 3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Jakarta. Dalam Perda tersebut ditegaskan, bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda maksimal sebesar Rp 500 ribu, termasuk membuang puntung rokok.

    "Ya, puntung rokok, botol air mineral dan kertas-kertas juga termasuk. Karena itu kan sampah," ujar Kepala Dinas Kebersihan DKI Unu Nurdin saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/11/2013).

    Unu menjelaskan, inti dari Perda tersebut bukan pada dendanya, melainkan pada peran edukasi bagi warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

    Karena itu, lanjut Unu, bagi warga yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya, akan diberi peringatan dulu. Namun, jika kesalahan diulang terus-tmenerus oleh orang yang sama, maka akan diberikan tindakan tegas yaitu denda maksimal Rp 500 ribu perorang.

    "Target kita bukan untuk menangkap kemudian mendenda orang, melainkan untuk edukasi kepada warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, tidak pada tempatnya. Karena saat ini baung sampah sembarangan seperti sudah tidak terkendali lagi, akibatnya saluran-saluran air menjadi mampet," jelas Unu.

    "Nah termasuk untuk puntung rokok maupun sampah botol air mineral. kalau sudah diberi peringatan berkali-kali namun orang yang sama masih melakukan kesalahan yang sama, ya terpaksa didenda," tambahnya.

    Mulai Desember, masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan. Denda Rp 500 ribu (perseorangan) dan Rp 50 juta (korporasi) akan diberikan bagi mereka yang melanggar. Uang akan masuk ke kas daerah.

    "Uang dendanya nanti masuk ke kas daerah," ujar Kadis Kebersihan DKI Unu Nurdin di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

    Menurut Unu, pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung peraturan larangan membuang sampah sembarangan seperti diatur Perda Nomor 3/2013 tentang Pengelolaan Sampah. Kendaraan-kendaraan pengangkut sampah sudah diremajakan.

    Sumber : detik.com
     
    Sumber : detik.com | merdeka.com | Kompas.com
    Copyright © 2013. Jelajah News Update - All Rights Reserved
    Jelajah News Update Home Sitemap
    Proudly powered by Blogger